Kesederhanaan, Ibadah Kenaikan Tuhan Yesus 2019 Klasis KINGMI Suteng (Foto)

 Suasana usai ibadah

Ibadah kenaikan Kristus dirayakan oleh seluruh umat Kristiani di seluruh pelosok bumi, demikianlah jemaat Klasis Suteng pun turut merayakannya di Nggagemba. Saya bersyukur karena setelah hampir 20 tahun tidak merayakan perayaan perayaan di kampung halaman Kemandoga Intan Jaya, akhirnya tahun ini saya bisa merayakan bersama jemaat di sana.

Satu pelajaran berharga yang saya petik adalah bahwa kesederhanaan dalam beribadah itu merupakan hal yang indah, kita tidak boleh menghakimi diri kita sendiri, menghakimi cara ibadah, menghakimi kemewahan atau fasilitas, yang terpenting adalah ibadah itu sendiri. Bagaimana kita berajar, kita bersekutu satu sama lain dan menerima kuasa Tuhan.

                    Ketua Klasis Suteng, Pdt. Saul Bagau memberikan sambutan

Di sini jemaat datang dengan berjalan kaki berkilo-kilo untuk mengikuti ibadah ini, mereka menaiki gunung, menuruni lembah, tetapi mereka sudah terbiasa dengan hal itu jadi saya tidak menemukan sebuah keberatan sekalipun di wajah mereka. Yang ada adalah antusias, haus lapar akan kebenaran dan akan hal baru. 

Saya menikmati jalannya ibadah dari awal sampai akhir, puji-pujian dalam bahasa daerah  yang ternyata sangat menyentuh hati saya, air mata sampe mau menetes dengar lagu bahasa Moni tetapi sa tahan napas heheheh. 















Amakanie!


photograph by Kijo Abugau 

By Gatto Kijo Bega Abugau

Related Posts

Posting Komentar