Saya duduk yakin, dan mempraktekan law of attraction bahwasannya saya lulus beasiswa LPDP dan melanjutkan kuliah di luar negeri. Ya Autralia atau New Zealand, kemungkinan praktek LOA saya belum sempurna, ya karena saya masih kebingunan memilih Australia atau New Zealand. Tetapi dari segi lulus LPDP, itu saya sudah sangat yakin dan iman sudah kokoh.
Pada waktu submit, saya diminta surat izin dari pejabat selevel eselon 2 bagi PNS, TNI, Polri yang membidangi SDM. Sebagai CPNS saya merasa belum wajib, karena saya masih CPNS, belum PNS, jadinya saya tidak menginput surat rekomendasi dari BKD. akhirnya gagallah saya.
Kecewa, saya bersunggut-sunggut, bahkan menyalahakan Tuhan dan merasa terkutuk :D. Sedang kecewa berat, tiba-tiba istri saya meminta mengantar ke rumah sakit karena mau bersalin. Ya saya fokus pada kelahiran anak kedua saya. Kalau mengingat kegagalan beasiswa, hati masih kecewa.
Keesokan harinya tepat tanggal 31 Agustus 2022, anak kedua saya lahir dengan luar biasa sehat dan eloknya. Hatiku bersyukur atas keselamatan istri dan anakku. Puji Tuhan.
Ingat beasiswa? Masih kecewa, tetapi saya mulai merelahkannya. Saya sangat bersyukur atas kelahiran anak kedua.
Bersantai ]menikmati Coklat Oreo di Caffe Enauto sambil menulis. Semoga mimpiku untuk S2 di luar negeri kelak tercapai. Saya tidak berhenti untuk mempraktekkan Law of Attraction, nomor satu tentu dengan mengucapsyukur.
Posting Komentar
Posting Komentar